Selasa, 29 Januari 2013

...

Aku sedang memandang keluar jendela kamar disaat menulis tentang ini. Disaat yg kamu suka, yup benar. Senja. Udara sedang nyaman-nyamannya, dan juga menyenangkan disaat ini. Ditemani dengan lagu-lagu yg menurutku menenangkan, disertai semilir angin dan juga secangkir kopi yg sudah agak dingin. Tak mengapa, aku tetap menikmatinya.

Di penghujung masa. Disanalah tepatnya aku berada. Posisi dimana aku sudah akan mengakhiri perjuanganku di akhir kuliah. Masa-masa indah selama hampir 6 tahun aku dikampus. Tidak, tak selamanya indah. Banyak juga getirnya. Ketika aku hanya sendiri ditengah keramaian. Disanalah aku. Berjuang (lagi) demi sebuah gelar. 

Belum saatnya untuk bahagia. Namun aku rasa, pantaslah aku untuk sedikit lega. Karena aku akan berhadapan langsung dengan sang Raja Terakhir, ditangannya lah keputusan tentang hidup-mati nya perjuanganku menulis sebuah "dongeng" dipertaruhkan. Berlebihan? Mungkin. Tapi aku fikir, aku pasti bisa. Tidak ada yg abadi di dunia, mau itu buatan Tuhan atau China sekalipun.

Terima kasih kepadamu, karena tetap ada walau tak kasat mata. :) Terima kasih atas semua semangatnya, aku merasa sangat dicintai walau bukan dengan kata sayang.

Aku akan sangat merindukan kampus. Itu pasti. Sejujurnya walau aku bukan orang yang mungkin sangat mengerti dengan ilmu, tapi disanalah aku belajar tentang banyak hal dalam hidupku. Bukan hanya tentang teori, namun juga tentang bagaimana memperlakukan orang lain. Bagaimana menghadapi teman sendiri. Bagaimana mengatur waktu. Bagaimana menghargai sebuah kata maaf, mencintai cinta, dan memaksimalkan kebahagiaan. Menyembunyikan air mata, meredam amarah, dan juga tersenyum.

Dan pada akhirnya... Aku akan sangat merindukan kampus, karena disanalah aku mengenalmu. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar